Jumat, 19 November 2010

Perbedaan Bandung Lautan Api dengan Bekasi Lautan Api

Indonesia Umum

Prologue: Mengapa di sebut Bandung Lautan api: berikut penjelasan singkat yang akan kuuraikan
....Meski pada 17 Agustus 1945 Soekarno-Hatta telah mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan, namun sayang tidak semua negara di dunia yang mengakui Indonesia merdeka secara de facto dan de jure, sehingga status negara Inonesia berada dalam posisi Netral, bukan sebagai negara terjajah maupun sebagai negara merdeka
Posisi Indonesia tepatnya diawasi oleh Sekutu, sebagai pemenang Perang, dengan cara mengirim AFNEI ke Indonesia, yang tugasnya membebaskan, melucuti dan memulangkan para tawanan Jepang
Sayang, AFNEI ini melakukan sejumlah pelanggaran2, mulai dari pembebasan tawanan Belanda hingga diboncengi oleh NICA, yang ingin menjajah lagi Indonesia, hal itu dibuktikan dengan adanya AMB I dan II
Untuk mempertahankan Indonesia dari berbagai upaya Belanda tuk kembali dan menjajah Indonesia, sehingga di berbagai daerah, terjadi pertempuran-pertempuran maupun peristiwa-peristiwa penting baik skala lokal maupun nasional, diantaranya di Bandung dan Bekasi


BANDUNG LAUTAN API
Terjadi pada bulan Maret 1946, saya mencoba menggabungkan pengetahuan saya sebagai sejarawan dengan ilmu Geografi
Jika saya tanya, siapakah diantara kalian yang pernah ke Bandung?
Pasti banyak orang akan menjawab "saya pernah"
Ketika saya bertanya lagi, "Pernah tiak melihat dan berpikir, mengapa di hampir semua sudut kota Bandung, banyak sekali rumah biasa hingga yang pada masa sekarang dijadikan kantor pemerintahan, bergaya bangunan kolonial Belanda di bandingkan kota2 besar lain di Indonesia?"
Mungkin tak akan banyak orang yang bisa menjabarkannya dengan penalaran logis tanpa lihat teksbook
Jawabannya singkat "karena orang Belanda lebih nyaman dan enjoy tinggal di kota Bandung"


Mungkin masih tak bisa ditrima oleh alasan Logis, begini penjelasannya:
Bandung, sebagai salah satu kota besar yang letaknya tak jauh dari ibu kota Jakarta, atau Batavia
Dari segi cuaca pun relatif sejuk, karena letaknya di dataran tinggi, 
Indonesia yang beriklim tropis hanya mengenal dua musim, hujan dan kemarau, sedang bangsa Belanda berada di benua Eropa yang beriklim subtropis dan mengenal 4 musim; panas, semi, gugur dan dingin
Sepanas2nya musim panas di Belanda, tak sepanas musim kemarau di Indonesia
Sehingga, Bandung yang sejuk, dengan tanah yang subur wajar kalau dijadikan tempat yang ideal bagi bangsa Belanda untuk tinggal sekaligus membuka lahan perkebunan teh yang cocok di kota Bandung
Lambat laun rumah-rumah, fasilitas umum dan lahan perkebunan di bangun di bandung
Ketika Indonesia merdeka, dan ada upaya-upaya Belanda untuk kembali ke inonesia, secara otomatis, Bandung yang telah dibangun oleh Belanda sedemikian rupa, ingin dikuasai dan diambil alih kembali oleh Belanda, sehingga keluarlah ultimatum dari Belanda, bahwa sel;uruh masyarakat Bandung, harus menyingkir ke arah Bandung Selatan; banjaran, Soreang dan Majalaya
Menghadapi ultimatum dari Belanda tersebut, dikonsultasikanlah kepada dua pusat pemerintahan pada saat itu, Pemerintah RI di Jakarta dan pemimpin TKR di Jawa Tengah,
Namun intruksi dari keduanya berlainan, Berdasarkan intruksi dari Jakarta,masyarakat Bandung harus mengikuti ultimatum dari Belanda dan menyingkir ke selatan, sedangkan berasarkan intruksi TKR di Yogya, mungkin karena coraknya militer, Masyarakat Bandung, harus mempertahankan Bandung walaupun pertempuran atau nyawa dijadikan taruhannya
Dihadapkan pada dua pilihan yang berbeda, masyarakat Bandung memiliki inisiatif yang cukup brilian menggabungkan 2 intruksi tersebut, "masyarakat Bandung mengikuti ultimatum Belanda dan intruksi dari jakarta menyingkir ke selatan, tetapi mempertahankan dengan cara memabakar semua fasilitas Belanda, rumah, dan gedung2 pemerintahan" dengan satu tujuan, agar bangsa Belanda tak bisa memakai lagi fasilitas yang ada

Sehingga Bandung berubah menjadi lautan api,, terlepas dati itu semua, Bandung Lautan api memang bukan Pertempuran yang memakan banyak korban jiwa, tetapi dari peristiwa tersebut, ada jasa seseorang yang cukup besar dan patut ditiru jiwa nasionalismenya, Moh. Toha

Ketika menyingkir ke daerah Bandung Selatan, di daerah Banjaran ada gudang mesiu yang cukup besar, Moh. Toha berpikir "daripada mesiu tersebut mengenai dada para pejuang Bandung atau menghancurkan pertahanan pejuang Bandung, berapa nyawa yang akan meninggal, lebih baik saya yang mengorbankan diri" beliau masuk dan meledakkan dirinya sendiri, hingga terbentuk cekungan tanah, yang sekarang menjadi empang, sebagai salah satu efek dari meledaknya mesiu tersebut

Tempat meledakkan dirinya Moh. Toha memang sekarang dijadikan musium, hingga nama Moh. toha dijadikan sebagai nama salah satu jalan yang lumayan panjang di kota Bandung, tapi sayang sekali hingga kini tak ada gelar "Pahlawan Revolusi" yang disematkan oleh Pemerintahan Indonesia, padahal jasanya sangat besar bagi indonesia pada saat itu,,





BEKASI LAUTAN API
Peristiwa Bekasi Lautan Api diawali oleh jatuhnhya pesawat Dakota milik Inggris di Rawa Gatel, Cakung pada 23 Nopember 1945.
Rencananya pesawat tersebut akan berangkat dari lapangan terbang Kemayoran menuju ke Kemayoran, tapi mengalami kerusakan mesin, sehingga terbang dalam kapasitas rendah dan hendak mendarat
P{eristiwa tersebut, membuat penduduk Cakung berdatangan dan mengepung pesawat. Seluruh awak pesawat berjumlah 26 orang (4 orang berkebangsaan Inggris, 22 berkebangsaan India syikh)
Karena masyarakat Bekasi tidak bisa membedakan tentara Inggris dan NICA, sehingga mereka menganggap musuh, menawan dan digiring ke tangsi Polisi yang ada di Bekasi (Sekarang menjadi Polres Metro Bekasi)
Dalam waktu 3 hari, semakin banyak masyarakat Bekasi yang berdatangan untuk melihat para tawanan tersebut, dari Cakung, Ujung Menteng, Ujung Malang, Pondok Gede, Tambun dan Cikarang membawa parang dan bambu runcing dan berpikir "mengapa NICA tidak dibunuh saja"

Mendengar jatuhnya pesawat milik Inggris tersebut,Jendral Christison, pemimpin Tertinggi Inggris di Indonesia marah dan mengeluarkan Maklumat kepada Pemerintahan Indonesia, dan beralih kalau ke 26 tawanan adalah anggota Palang Merah. Syahrir segera meminta Pemimpin TKR untuk membebaskan para tawanan tersebut, setelah mengkoordinasikan kepada pemimpin2 pejuang Bekasi, maka mereka sanggup dan bersedia membebaskan para tawanan. Meski telah ada jaminan keamanan dari pihak Indonesia, Inggris tetap menyusun kekuatan dan henak menyerang Bekasi untuk membebaskan para tawanan, sehingga tanggal 29 November dikirimlah satu batalyon invanteri dan battery artilery sehingga pecahlah pertempuran yang pertama disusul pertempuran yang ke dua tanggal 1 dan 3 Desember 1945.

Pertempuran-pertempuran yang terjadi sebelumnya, musuh sulit ditaklukan, makanan susah untuk para tawanan, sehingga terpikir gagasan untuk membunuh para tawanan. Proses  "Penjagalan" dilakukan mulaui pukul 08.00 dan selesai pukul 12.00 siang,oleh para pemimpin Laskar dan jawara Bekasi, 
ketika Mayor Sambas, tiba di kantor Tangsi mendengar kabar bahwa para tawanan yang akan dikembalikan ke jakarta, ternyata telah dibunuh. "Sambas merasa marah dan Kecewa, menganggap terbunuhnya para tawanan tersebut, tanpa ada koordinasi dengan TKR terlebih dahulu, sebagai tindakkan yang gegabah, sehingga dilaporkan secara organisatoris kepada pemimpin TKR hingga Perdana Menteri Syahrir agar Inggris mengambil mayatnya


tanggal 5 Desember 1945 lagi2 pasukan sekutu menyerang Bekasi, sekaligus mengambil ke 26 mayat yang dikubur di depan kantor tangsi Bekasi.
Dengan ditemukannya mayat tersebut, semakin memancing kemarahan Inggris, puncaknya pada tanggal 19 Desember 1945 untuk meluapkan kekesalannya pada masyarakat Bekasi, kota Bekasi dibakar dan dibumi hanguskan. Meski tak ada yang meninggal, namun 14 orang luka-luka, 3379 jiwa kehilangan tempat tinggal, 3 mobil terbakar
Berita Pembakaran kota Bekasi,dengan cepat menjadi objek pers internasional, banyak wartawan Inggris yang mencela terhadap kekejaman Inggris membakar kota Bekasi


Finish: Jika ditarik garis merah, terdapat persamaan antara Bekasi Lautan Api dengan Peristiwa Bandung Lautan Api, kedua kota tersebut sama-sama pernah dibakar dan sama2 terjadi pada masa Revolusi Fisik, masa dimana masyarakat di seluruh Indonesia mempertahankan kemerekaan dari adanya upaya-upaya Belanda yang disokong Sekutu untuk kembali lagi ke Indonesia
Tapi bisa dilihat pula perbedaan diantara ke duanya, mengenai siapa subyek, pelaku yang melakukan pembakaran tersebut? Jika Bandung Lautan Api dibumi hanguskan oleh masyarakat Bandung dengan alasan agar Belanda tak lagi menikmati fasilitas yang ada, sedangkan Bekasi Lautan Api, dibumi hanguskan oleh pasukan Sekutu, dengan tujuan membalas sakit hati atas terbunuhnya ke 26 tawanan Inggris dan India

Rabu, 17 November 2010

Palestina vs Israel dan As

Konflik Israel, Palestina dan Negara2 Asing, Kepentingan Agama, Kesalahan Historis atau Ujian Allah Bagi Seluruh Bangsa???
Bagikan
30 Maret 2010 jam 16:24 | Sunting Catatan | Hapus
Peta Yarussalem, Palestina yang dicaplok oleh Israel,,

by: Chacha Aqiilah

Mungkin ni catatan kurang Bagus, Perlu banyak koreksi dari yang lebih mengerti Sejarah, Coz ditulis hanya berdasarkan memory dulu pas kuliah ABD (Asia Barat Daya) dengan pak Ir dan hasil baca2 yang tak terlalau ingat tanggal, tahun dan nama2 dengan benar. Mungkin karena beda zaman, bagi saya sejarah bukan hanya mengingat tanggal, tahun dan nama2 saja, tetapi lebih ke pemahaman dan menganalisa peristiwa2 dengan menelaah esensi tiap peristiwa dengan bahasa yang menarik dan komunikatif agar mudah diingat dan dipahami pembacanya,,,

Yarussalem, Palestina, Israel di masa lalu
Israel,,,
Yang kutahu Bangsa Israel atau Yahudi, Yudea, adalah umat dari nabi MUsa a.s
Tanah Yarussalem mang awalnya dihuni oleh bangsa Yahudi selama ratusan tahun
Sedangkan bangsa Palestina yang kutahu berasal dari rumpun 'Indo German'
Bangsa 'Indo German' adalah bangsa yang memiliki karakteristik senang mengembara dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga karakteristiknya gemar dan mahir berperang
Bagaiamana tidak mahir berperang??
sebagai bangsa yang terbiasa berpindah dari satu tenpat ke tempat lainnya,
Tiap daerah tentu memiliki tantangan yang berbeda
Jadi menguasai berbagai teknik perang sudah terbentuk secara alamiah,,,

Poyek Nebukadnezar, Taman Gantung, Akar Masalah Kekinian
Nebukadnezar adalah Raja besar pada masa kerajaan Babilonia Baru abad 6 SM
yang kubaca dari berbagai referensi digambarkan, Nebukadnezar seseorang yang tegas, kuat dan kejam dengan wilayah kekuasaan sangat2 luas meliputi hampir seluruh kawasan Asia Barat Daya
Meskipun memiliki karakteristik yang demikian, Nebukadnezar terntaya sangat mencintai istrinya,,
Saking Cintanya kepada sang Istri, Ia membayangkan proyek yang mustahil pada masa tersebut,,,
Yaitu ingin membuat taman surga yang letaknya ada di awan2
Tetapi tak ada yang tak mustahil, bagi Nebukadnezar, Maka Proyek yang nantinya diberi nama "Taman Gantung" pun dapat diwujudkan,,,
Yang jadi masalah, proyek besar dengan karakteristik bangunan zaman dahulu yang super megah, kuat dan kokoh, diperlukan berapa banyak tenaga kerja yang dikerahkan untuk menyelesaikan proyek tersebut???
Maka salah satu cara untuk menuntaskan proyek tersebut, Nebukadnezar mengerahkan semua orang di semua wilayah yang menjadi jajahannya, salah satunya adalah tanah Yarussalem,,,
Bangsa Yahudi 'Diboyong' ke Babylonia untuk menyelesaikan proyek Taman Gantung,,,

Kedatangan Bangsa Palestina ke tanah Yarussalem
Bangsa Palestina, yang sudah kujelaskan bangsa "Indo German" dengan karakteristik senang mengembara,,
Ketika datang ke tanah Yarussalem, dimana disana telah ada sisa2 peradaban tetapi tak berpenghuni,
akhirnya, kita pun secara logika pazti berpikir yang sama "Daripada tetap mengembara lagi" lebih baik tetap tinggal di tanah Yarusssalem karena telah ada sisa peradaban, belum tentu daerah baru akan memberi hal yang seperti ini"
Maka berubahlah niat dan karakteristik dari yang senang berpindah2 menjadi menetap di tanah Yarussalem,

karakteistik Bangsa Indo German di tempat lain
Hal ini terjadi pula seperti sejarah bangsa Indo German di wilayah lain,
Ketika bangsa Indo German masuk ke India melalui Celah Kaibar, tiba di Lembah Sungai Indus yang begitu subur dengan peradaban Mohenjo Daro dan Harrapa yang sudah sangat2 maju, mampu mendesak bangsa "Dravida" bangsa asli India ke sebelah Selatan India,
Bahkan bangsa Indo German yang masuk ke India dan menamakan dirinya bangsa "Arya" melihat kenyataan bahwa secara fisik dirinya dan bangsa Dravida jauh berbeda,,
Dirinya maha sempurna "Tinggi, Putih berhidung mancung" sedangkan bangsa Dravida "Bertubuh Pendek, Hitam dan berhidung pesek"
Untuk menjaga kemurnian ras Arya, Arya mengesklisivkan dirinya melalui suatu sistem yang dikenal dengan "Kasta"
Kasta yang terbentuk bersifat tertutup, Kasta Brahmana kasta tertinggi, Ksatria, Waisya dan terakhir Sudra sebagai kasta terendah, lalu dimanakah orang Dravida ditempatkan??
Jangankan di Kasta tertinggi, di Kasta terendah pun mereka tak dimasukkan, mereka berada di luar kasta, sebagai bangsa yang terbuang di beri nama "Paria"
Lalu bagaimana dengan orang yang nekad melakukan pernikahan antar kasta??
Mereka akan dikeluarkan dari kasta dan disejajarkan dengan orang2 Paria
Lalu orang India sekarang berasal dari bangsa Arya atau Dravida??
Non sens dengan Kasta, kita perhatikan saja orang India sekarang, Bertubuh tinggi, berhidung mancung dan berkulit hitam, gabungan karakteristik antara keduanya,,
Yang lebih gilanya lagi, meski zaman dahulu antara Arya dan Dravida secara fisik tak terjadi pernikahan,
Namun secara kebudayaan, dalam hal ini kepercayaan, antara keduanya beralkulturasi, bahkan melahirkan agama Baru yaitu "Hindu"
Buktinya salah satu dewa dari dewa Trimurti, Brahma, Wisnu dan Siwa. Siwa digambarkan dalam bentuk konkret berkulit hitam, kulit bangsa Dravida
Kalian save memori karakteristik bangsa INdo German di India, nanti akan kucoba kaitkan dengan sejarah kontemporer

Bangsa Yahudi ketika Kembali Ke Tanah Yarussalem
Ketika jauh dan puluhan tahun setelah proyek Taman Gantung selesai, bangsa Yahudi kembali ke tanah Yarussalem,
Alangkah terkejutnya bangsa Yahudi, ketika kembali peradaban yang dahulu pernah dibangun, sekarang telah ada yang menempati,,,
Maka semenjak itu, bangsa Yahudi melakukan "Diaspora" "Menyebar" keseluruh penjuru dunia,,,

Masa Perang Salib
Ketika terjadi Perang Salib selama ratusan tahun, Perang Agama, Muslim dan Kristen
Yang dimenangkan oleh pihak Muslim, akhirnya Bangsa Turki menutup Akses bagi umat Kristiani untuk masuk ke tanah Yarussalem,
Akibat kekalahan bangsa Eropa, lebih khusus masalah keyakinan, agama Kristiani,
Menjadi salah satu faktor pendorong, motivasi bagi bangsa Eropa untuk melakukan pelayaran dan perdagangan pada abad ke 15 dan 16

Ada apa Di Tanah Yarussalem?
Ada apa di tanah Yarussalem, sejak dahulu sampai sejarah kontemporer sekarang selalu diperebutkan banyak bangsa??
Adakah kepentingan bangsa2 besar seperti Inggris dan Amerika disana?
Mungkin kalian akan paham, setelah mengetahui fakta berikut, yang selain orang sejarah mungkin belum terlalu faham dan belum pernah mendengar sebelumnya,,,
Pertama, Bagi bangsa Israel, jelas motivasinya, sejak awal mereka memang yang berdomosili disana, disana ada benteng ratapan, kiblat dan mekkahnya bangsa Yahudi, setiap setahun sekali mereka berziarah kezana untuk melakukan pengakuan dosa, dengan membuat daftar dosa yang telah dicatat dan digulung2 dalam kertas kecil, dan dengan memasukan kertas ke lubang2 yang ada dibenteng sekaligus membentur2kan kepala, maka mereka berkeyakinan dosa seberat apapun akan diampuni oleh Ella, Elliah, Allah,,, Apalagi nabi Musa dalam kitab Taurat/ Perjanjian Lama dalam Injil, pernah berseru pada umatnya bahwa tanah Yarussalem sebagai "Tanah yang Dijanjikan" bagi bangsa Yahudi, ada spititual spirit disana,,,
Kedua, umat Kristiani, disana ada Gereja Suci, tempat disiksanya nabi Isa a.s, Iesa, Iesus, Yesus sekaligus disemayamkannya/ dikuburnya nabi Isa a.s maka tak heran perjalanan suci/ Umroh dalam Islam tujuan utama umat Kristen adalah kesana
Ketiga, bagi umat Muslim, disana berdiri dengan kokoh mesjid Al-Aqso, mesjid penting saksi dari peristiwa Isra Miraj, tempat pertama kali Nabi Muhammad menerima perintah shalat, bagi umat Muslim pun Yarussalem adalah kiblat dan kabah kedua setelah Mekkah
Kalian bayang kan jika ketiga tempat suci agama Samawi (Berasal dari Allah SWT) berada berdekatan dan dalam satu areal yang sama. Mesjid dan Gereja saling membelakangi dan di bawah mesjid berdiri benteng ratapan,,, maka tak aneh banyak kepentingan bermain disana,,,

Masa Perang Dunia I, Inggris, Yahudi dan Negara2 Arab
Pada saat PD 1 berlangsung, Inggris menghadapi Rival terberat Turki, maka dengan segala cara Inggris mencari kawan untuk melawan dan melumpuhkan eksistensi dari Turki,,
Bangsa Israel yang berdiaspora hampir ke seluruh negara, meskipun jumlahnya tak terlalu banyak, tetapi rata2 orang Yahudi di negara2 besar memiliki peranan yang besar, mereka punya modal sehingga meskipun tak banyak, tetapi mereka bisa mempengaruhi kebijakan ekonomi, politik negara2 besar seperti Inggris,
Maka Inggris untuk mendapatkan bantaun modal, meminta kaum Yahudi untuk menghadapi Turki
Inggris pun mendekati Negara2 Arab, dengan tujuan untuk melemahkan perlawanan bangsa Turki,mungkin lebih secara mental, jika negara2 yang satu keyakinan pun berbalik menyerang Turki
Yang jadi dilema, Yahudi dan Negara2 Arab menuntut hal yang sama
Yahudi, Mau bekerja sama dan Membatu Inggris, dengan imbalan mereka diberikan bagian dan didirikan negara di tanah Palestina khusus bagi orang Yahudi,,
Negara2 Arab bersedia membantu Inggris dengan imbalan yang dijanjikan oleh Inggris, Palestina tetap di berikan hak sebagai negara merdeka di tanah Yarussalem
Yahudi dan Negara2 Arab membatu Inggris, Turki mengalami kekalahan, tetapi hasil finall justru kabar yang kurang menguntungkan bagi negara2 muslim
Inggris mengingkari janji, justru Yahudi diberikan wilayah dan diberikan kemerdekaan, apa yang sekarang kita kenal dengan wilayah Israel,,,

Perang Dunia II (1939-1945)
Ketika PD II terjadi, antara blok Sentral (Jerman, Italia dan Jepang) melawan Blok Sekutu (Inggris, AS, US dan negara2 lain) terjadi,,
Pernah suatu periode, di Jerman saking Hitler benci kepada orang2 Yahudi, apakah karena peranan dan kepintaran orang2 Yahudi, atau karena Karakteristik bangsa Aryanya keluar, Uber Alles, Kebanggaan Ras Arya, sebagai bangsa terhebat dan Superior, ketika mendapat saingan, dianggap sebagai penghalang keberhasilan,
Ku tak tahu jumlah pasti Ratusan atau Ribuan orang yahudi di Jerman dibantai Hasis, Dibakar hidup2
Kejadian ini ikut menambah tekad bagi bangsa Yahudi tuk mempunyai rumah, tempat, negara sendiri
agar nasib yang sama tak terulang lagi, lalu dimana??
Dimana lagi kalau bukan di tanah Yarussalem, tanah yang dijanjikan oleh Nabi Musa dalam Taurat,,,

Yarussalem 2009-2010
Ketika kalian menyaksikan menjelang akhir tahun, Israel dengan arogansinya menyerang dari darat, alut dan udara
Jalur Gaza, karena hampir semua Tepi barat dapat dikuasai?
Apa yang kalian rasakan??
Jika kalian telah membaca dan tahu sejarahnya sekarang, siapa yang patut dipersalahkan dari semua yang terjadi???
Ataukah ini semua ujian dari Allah SWT untuk melihat apakah umatnya, sesama bangsa dan antar agama akan berperang atau kah berdamai, ketika tiga agama samawi memiliki temnpat suci di tempat yang sama Yarussalem???
Entahlah, saya hanya mengajak kalian tuk berpikir dan berkomentar dengan bijak akan hal di atas,,,


Finally: maaf yah kalau tulisannya kurang bagus, coz sekali lagi aku hanya menulis berdasarkan my memory saja,,,

anTara kePemiMpinan, biRokrasi, PersaHabatan, asMara dan keDudukan daLam gUratan seJarah

Prologue: maJaPahiT Abad ke 14

Sepeninggal Raden Wijaya, sekaligus pendiri dari kerajaan Majapahit,
Keadaan Majapahit kacau, penuh intrik dan Pemberontakan silih berganti,
Ranggalawe (1309), Lembu Sora (1311), Juru Demung (1313), Nambi (1916), Semi (1318) dan Kuti (1319)
Diantara semua pemberontakan, pemberontakan Kuti yang adalah pemberontakan yang paling berbahaya,
Dan mengancam pemerintahan Jayanegara yang waktu itu sedang berkuasa,
Dari semua pemberontakan tersebut, ada satu tokoh yang berjasa memadamkan semua pemberontakan itu,
yaitu gAjaH maDa.....

...........

Pada masa Tribuanatunggadewi berkuasa di Majapahit, Gajahmada yang semula seorang patih
Diangkat menjadi "Mahapatih"...
Ketika dilantik, Ia mengucap sumpah, yang dikenal dengan "Sumpah Palapa",
Isi sumpah tersebut "Seumur Hidup saya tidak akan memakan buah Palapa sebelum semua Nusantara dapat disatukan dibawah Panji Kerajaan Majapahit"
Apakah Palapa yang dimaksud??
Wew, ada yang bilang seperti buah Kelapa yang berukuran lebih kecil,
Ada pula yang mengartikan "kesenangan hidup"_ Mabok, Judi dan Main Perempuan, seperti yang lumrah dilakukan oleh masyarakat pada periode tersebut.....

...........

Akhirnya, pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, eksistensi Gajah Mada ini mencapai puncaknya
Seluruh wilayah Indonesia, Bahkan meliputi Malaysia, dapat dikuasai, Sumpah Palapa terpenuhi
Jangan kalian tanyakan bagaimana tabiat Gajah Mada apakah kembali Mabok, Judi dan Main Perempuan Kembali?
He he he Kayaknya Para Ahli Sejarah, Antropolog dan Sosiolog yang harus mengkaji kembali
Sejarawan memberi julukan, bahwa Majapahit ini sebagai "Kerajaan Nasional ke 2" setelah Sriwijaya.....

...........

Kolaborasi yang kompak, persahabatan yang erat antara Hayam Wuruk dan Sang Patih Gajah Mada,
tak dapat diragukan lagi......
Majapahit mencapai puncak kejayaannya....
Namun siapakah yang lebih hebat Rajanya atau Patihnya?
Pertanyaan ini dan argumenku akan kujawab nanti.........

...........

Benih-benih perpecahan antara Gajah Mada dan Hayam Wuruk,
terjadi, ketika Hayam Wuruk yang seorang raja dan bertitel "High Quality JOmblo" dengan wilayah kekuasaan yang luas, dan kekuasaan yang sangat besar, mencari calon pendamping hidup
Karena semua kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara berada di bawah Majapahit
Dengan kekuasaan dn Akses yang luas, Hayam Wuruk bebas tuk memilih putri raja mana yang akan ia nikahi kelak,
Jika sekarang ada Foto, 3 G, bahkan FB, yang kadang2 jadi biang masalah, he he he
Tapi zaman dahulu, bagaimana cara tuk mengetahui model, rupa dan bentuk putri raja? sulit direka2
Jadi ingat mengajar siswa di salah satu bimbel, mereka menjawab denga cara dilukis Bu,
Dengan dikirim semua Putri raja ke Majapahit, he he terbayang berapa banyak ??
Lukisan tentu cukup masuk akal, tapi tu hanya 2 dimensi, yang paling masuk akal, adalah,
Mengirim patung yang amat sangat mirip tinggi, bentuk dan rupanya.......

...........

Singkat cerita, dari sekian patung, Hayam Wuruk merasa cocok dan jatuh hati kepada
Putri dari kerajaan Siliwangi bernama "Dyah Pitaloka", apakah memang sejak dulu Mojang Priangan terkenal akan gadis cantiknya? he he he Narziz. com
Pilihan telah dijatuhkan, hari yang bahagiapun telah ditentukan,
Namun...... ketika iring-iringan pengantin tiba di depan gerbang kerajaan Majapahit, di tengan lapangan yang bernama "Bubad". Sri Baduga Raja kerajaan Pajajaran, menanti sang calon menantu tuk datang menjemput,,,,,
Hayam Wuruk yang tak sabar ingin segera naik ke pelaminan dengan sang pujaan hati,
Berniat tuk pergi menyambut....
Tapi, langkah Hayam Wuruk tertahan oleh larangan Gajah Mada, tokoh yang selama ini sangat dipercaya, dituakan dan dihormati, dengan alasan "Majapahit adalah Kerajaan Yang berada di atas Kerajaan Pajajaran, tak pantas jika sang Raja datang menjemput Raja yang kekuasaannya berada di bawah kerajaan Majapahit, biarkan iring-iringan kerajaan Pajajaran yang datang ke Istana......

............

Tapi sejak zaman dahulu hingga sekarang, wanita enggan tuk mendahului,Lebih baik dipilih daripada memilih,
Apakah terjadi pernikahan??
Ternyata tidak, yang ada Majapahit dan Pajajaran berperang di lapangan Bubad,
Sehingga para Sejarawan memberikan nama peristiwa tersebut dengan istlah "Perang Bubad"

..........

lalu bagaimana setelah Perang Bubat ini berakhir?
Apakah hubungan Hayam Wuruk dan Gajah Mada tetap harmonis?
Jawabannya tidak,
Hayam Wuruk yang menggebu-gebu dengan Gelora Asmaranya, merasa kecewa, gagal menikah dengan Dyah Pitaloka, Calon pendamping hidup yang ia idam2kan
Gajah Mada dicabut gelar Mahapatihnya, dan diasingkan
Hayam Wuruk menikah dengan wanita Lain,
Namun, selepas Gajah Mada menghilang kiprahnya di kerajaan Majapahit,
Karena tidak ada lagi tokoh yang dituakan dan dimintai pendapat dalam mengambil keputusan dan masalah,
Satu persatu kerajaan yang ada di Nusantara memisahkan diri,
Hayam Wuruk yang memiliki anak-anak, di akhir masa kekuasaannya, harus menghadapi kenyataan
Anak-anaknya sendiri saling berperang tuk merebut tahta kerajaan, yang dikenal dengan istilah "Perang Paegreg"......

...........

Kini, 4 maret 2010

Ternyata, banyak hikmah yang dan pelajaran serta fakta-fakta sosial yang bisa kita lihat, bahwa apa yang kita inginkan, apa yang cita-citakan belum tentu dapat terlaksana dan terwujud

Kita merasa seolah-olah paling hebat, ternyata kita bisa besar tidak hanya atas usaha kita sendiri, tetapi atas usaha orang-orang yang ada disekitar kita

Apakah mitos Perempaun suku Sunda tak boleh menikah dengan Laki laki Jawa adalah "Dendam Historis" di masa lampau?? Meski tak semua tidak lagi berpikir seperti itu, tetapi masih ada yang menerapkan "Stigma" tersebut

Hancurnya Keluarga, Karir, Pertemanan dan Kekuasaan seorang laki-laki akan hancur di tangan seorang Wanita?? jawabanna belum tentu,yang berpikir seperti itu mungkin yang masih sempit pikirannya

Kebesaran, Kepemimpinan dan Birokrasi yang kuat tak selamanya abadi,

Menyimpan dendam, ternyata tak baik, memaafkan dan mengikhlaskan semua yang terjadi, lebih baik daripada menyakiti diri sendiri dengan menjadi boomerang, kekecewaan berpuluh2 tahun tuk segala sesuatu yang tak mungkin kembali

Dah ga bisa mikir lagi, apalagi hikmahna????
Maklum nuju rarungsing, uyuhan bisa nulis cerita mini berbau sejarah juga
he he he. Moga kalian semua suka

MeMoiR Of GaNg KaMpRet 1999-2010

Gang Kampret?? Nama yang aneh bukan?
Berikut kutulis kisah semoga menjadi cerita inspiratif tuk teman-temanku


Sebuah gang yang terletak di daerah Tambun, Bekasi
Gang sempit dibantaran rel kereta api, yang diapit oleh
pabrik bertembok tinggi dan perumahan yang sangat layak
Tak banyak yang tinggal disana, sekitar 60 KK
Dengan rata-rata ukuran rumah 3x12 meter
cukup sempit dan cukup kumuh...
kalian bayangkan saja, jarak rumah dengan rel hanya sekitar 2 meter
Betapa gaduhnya, ketika setiap 5 menit sekali kereta lalu lalang


Sekitar Tahun 1980-1990an
Lalu apakah arti nama Gang Kampret? Siapa yang memberi nama demikian?
Salah seorang sahabat, mengatakan nama tersebut SERAM
Sebenarnya yang memberi nama demikian, mungkin hanya aku dan Ibuku saja
Karena sampai sekarang, tak ada nama yang jelas gang apakah itu?
Padahal setiap ganti periode camat, lurah maupun Bupati
Gang Kampret selalu dijadikan salah satu objek
Bagi sang calon meraih simpati, jalan yang dulu hanya daRi tanah
sekarang berganti menjadi semen, yang tiap ganti periode selalu dibenahi

Pertanyaanku belum terjawab, mengapa Ibuku dan aku memberi nama demikian?
Konon, pada tahun 1980-1990an, di Gang tersebut, hampir sebagian besar
Dihuni oleh "Wanita Penghibur" yang "bekerja" diwaktu malam
Sedangkan di siang hari minim aktivitas
Karena yang biasa tidur di siang hari, dan "ngeluyur" di malam hari
hanya Kampret atau Kelelawar, maka kami menyebutnya demikian


Tahun 1990-1999
Tapi, seiring bergantinya tahun, tak banyak lagi "Sang Kampret" yang tinggal disana
Apakah ada hubungannya dengan disediakannya lokalisasi
Atau karena termakan usia? banyak diantaranya yang telah sadar
dan berganti profesi menjadi pedagang dan kuli nyuci
Namun regenerasi tetap ada, tapi tak mendominasi, hanya 1 atau 2 orang yang tersisa
Gang Kampret akhirnya berubah wajah menjadi pemukiman "kumuh" tempat
Berbagai macam profesi pertukangan dan pedagang


Tahun 1999
Darimanakah diriku berasal?
Setelah hijrah dari Bandung, sempat aku, Ibuku dan Adikku tinggal
Di Rumah kontrakan yang layak, tetapi tidak berlangsung setahun
Ibuku tak punya pilihan lain, karena ia hanya seorang single parent
dengan mengumpulkan rupiah demi rupiah
Terkumpullah sejumlah uang yang cukup untuk membeli sepetak rumah di Gang Kampret
Oh Tidak, Dunia serasa runtuh, haruskah aku tinggal disana?
Haruskah aku tinggal di lingkungan dengan latar belakang history yang kelam?
Apakah aku sanggup?
Semula aku risih dan malu, ingin rasanya aku tinggal di perumahan yang layak
apalagi ketika ku tengok ke seberang, aku terasa terasing dan tersisih

Namun yang membuat sedikit lega, ibuku membeli sepetak rumah
bukan bekas Sang Kampret dan bukan bekas aktivitas mesum
Dulu milik seorang pedagang kue yang telah sukses, pindah karena telah membeli rumah yang layak
Jadi aku bukanlah saksi primer dari aktivitas "Sang Kampret"
Bertahun-tahun aku hidup di Gang kampret dengan penuh suka duka
Sebagai orang yang terpinggirkan dan terasingkan
Tak banyak teman2 SMA ku yang kuajak bertandang ke rumah
Maklum aku sekolah di SMA N yang cukup favorit
yang rata-rata mereka anak perumahan, aku tak mau mereka hina
Ataupun berteman denganku atas dasar Iba

Tetapi Ibuku selalu berkata Padaku:
"Jangan Malu Nak, Meski Kita Orang MIskin,
Terhina dan Terpinggirkan, Tetapi Kamu Harus Buktikan,
Bahwa Kamu mampu bersaing dengan orang-orang yang memiliki keluarga utuh
yang tinggal di Perumahan yang Layak"


Tahun 2001
Aapakah kata-kata yang disematkan oleh Ibuku itu berhasil???
Tanpa diduga-duga aku yang tak pintar-pintar amat
Tapi ga bodoh juga, ketika lulus SMA dan disaat penatnya mencari kerja sebagai buruh Pabrik
Pulang melamar, kucoba beli koran tepat jam 12 siang di Terminal Cikarang
Hanya Untuk melihat hasil kelulusan Tes UMPTN
Kalian bayangkan, seharusnya jam segitu koran pengumuman sudah laris manis
habis terjual, tapi sepertinya tangan-tangan Tuhan bermain dalam takdirku
Koran yang hanya kupegang selama perjalanan pulang
Ketika aku dan Temanku naik sebuah becak, yang jaraknya hanya 1 km dari gang Kampret
Kucoba buka, dan diluar dugaanku, disana tertulus namaku
Diterima di salah satu Perguruan Negeri di Kota Kembang


Dengan langkah gontai setengah percaya dan tidak,
Apakah aku sedang bermimpi??
Ku berikan koran tersebut pada Ibu, yang kiungat betul sedang tak sehat
Betapa terharunya aku ketika kulihat Ibuku menangis bahagia
Aku, Anak seorang Tukang Jahit, anak seorang janda, mampu
Memecahkan rekor History di Gang Kampret, yang sebagian besar putus sekolah
Sedangkan yang mampu tamat sampai jenjang SMA mampu kuhitung dengan jari


Tahun 2006
Buah perjuangan Ibuku,,, akhirnya telah selesai
Aku lulus, dengan hasil lumayan IPK diatas 3
Apakah aku maih malu tinggal di gang Kampret?
Jawabannya Tidak,
Gang Kampret turut membentuk kepribadianku, bahkan moment pentingpun
Pernikahanku dilangsungakan di Gang Kampret


Tahun 2008
Tangan Tuhan bermain pula pada nasib Adikku
2 Tahun sudah adikku bekerja di PT dengan sistem kontrak yang tak menentu
Akhirnya setelah diantang oleh suamiku untuk mengikuti jejaknya sebagai TNI-AU
Dia menolak, dengan alasan takut ketinggian
Akhirnya dia coba2 tuk daftar POLISI
Akhirnya tanpa diduga2 Pantohir 1 dan 2 dia dinyatakan Lulus
Adikku memecahkan Rekor Kembali di Gang Kampret
Sebagai satu2nya laki2 yang mampu berprofesi demikian
Sedangkan teman2 sepermainannya hanya mampu bersekolah sampai jenjang SMP


Tahun 2010
Aku yang selama 2 tahun tinggal di Bandung
Akhirnya memutuskan tuk kembali ke Bekasi
Aku Bekerja di SMP dan SMA mencoba mendidik manusia agar menjadi manusia
Ternyata ada beberapa tetanggaku di Gang Kampret
yang Menjadi siswaku di SMP
kalau dulu mereka memanggilku Teteh, sekarang berganti menjadi "Ibu"
Diantaranya ada Desi dan Andi....


Tahun 2010-2020
Aku menaruh harapan besar pada Desi dan Andi
semoga mereka bisa memecahkan rekor yang baru
Jika aku hanya mampu lulus S1 dan berprofesi sebagai guru honor yang tak menentu nasibnya,
Aku berharap suatu saat Desi bisa lulus S2 atau S3 dan berprofesi sebagai dosen atau
Pejabat departemen Pemerintahan
Kepada Andi aku menaruh harap, jika Adikku hanya mampu lulus Bintara POLISI
Semoga kelak ia Bisa lulus AKPOL
Sehingga wajah muram Gang Kampret bisa berubah




Finally.......
Dari tulisan ini aku tak bermaksud untuk ponggah,
Tetapi itulah realita kehidupan yang ingin kubagikan
"Sebagai seorang yang terpinggirkan, belum tentu tak bisa berprestasi"
Dan yang lebih gilanya lagi, meski sekarang aku talah memiliki rumah di perumahan yang layak huni
Tapi malam-malamku sering kuhabiskan bersama Ibuku di Gang Kampret



"Dedicate for My Mother-Siti Mariah"

Seberapa Pentingkah Guru Untukkmu? Dan Seberapa pentingkah Siswa Untukmu?

Berkaca dari pengalaman tadi Siang
2 siswi kelas 8 SMP tiba2 datang bertandang
Padahal sewaktu di Kelas 7 ketika aku mengajarkan IPS kepada mereka
Mereka tak seperti anak2 yang biasanya datang berkunjung "main" kerumahku

Langkah kecil mereka yang masuk dan membawa masing2 satu bungkusan
Mereka bilang itu sebagai kenang2an untuk aku
ketika aku memakai barang pemberian mereka
Mereka harapkan aku kan mengingat Mereka

Obrolan hangat, melepas rasa kangen, sampai akhirnya
Mereka memintaku tuk membuka kado masing2 dari mereka
Anakku yang senang membuka hadiah
Aku suruh tuk membuka bungkusan dari mereka

Satu kado cangkir, satu kado berisi jam weker
Masing2 mereka menyisipkan surat kecil yang sengaja
Aku sembunyikan biar tak disobek anakku

Selepas mereka pamit, aku buka dan baca surat tersebut
Berkaca2 penuh rasa haru membaca surat mereka
Ada yang masih ingat ketika aku dulu tegur ketika aku menerangkan mereka ngobrol
Intinya, Mereka mengucapkan terima kasih atas bimbinganku selama di kelas 7

Reward dan award yang melebihi apapun
Ketika kita melihat siswa mengucpkan terima kasih
Dan tahu bahwa ilmu yang kita beri ternyata mereka ingat dan mereka apresiasi
Hal ini juga yang terjadi di salah satu kelas di SMA
yang tak perlu aku sebutkan, mereka selalu mengucapkan terima kasih ketika
Kelas berakhir dan aku beranjak keluar kelas

Sungguh Nak, ucapan terima kasih, mendapat pengakuan dari kalian
Bahwa ilmu yang Ibu ajarkan bermanfaat dah melebihi segala2nya
Begitu juga dengan sebaliknya, ketika melihat kalian yang Ibu didik
Gagal, sebagai guru yang pernah mendidik kalian pasti Ibu akan merasa sedih

Gantungkan cita2 kalian setinggi langit nak, perjalanan masih panjang
Siapapun guru kalian, tetap orang tua kalian yang harus kalian hormati
Enak atau tidak cara mengajarnya, jangan banyak mengeluh
Karena setiap guru pasti ada ilmu yang bisa diambil, meski metode mengajarnya berbeda

Finish : "Aku tau aku tak sempurna ya Allah, tapi Insya Allah semua ilmu yang aku ajarkan benar dan bisa bermanfaat bagi siswa2ku"

Part History of Gedung Tinggi Tambun-Bekasi

Gedung Tinggi atau Geduang Juang Atau Gedung Pakpak, adalah nama salah satu bangunan bekas peninggalan masa Kolonial, dibangun pada tahun 1910 milik seorang Tuan Tanah orang China
yang bagi siswa-siswa ku di Punus sudah pasti populer
Karena bangunan tersebut terletak kurang dari 1 KM jaraknya dari sekolah
Dan terletak persis di jalan utama

Mungkin bangunan tua yang masih kokoh berdiri, bagi seagian orang dianggap tak terlalu penting
Disamping banyak coretan tangan2 iseng
Di dalam gedung tua tersebut hanyalah bangunan kosong
Yang dihuni oleh kelelawar, dengan "bau" kotoran yang sangat menyengat

Tak banyak yang tau, gedung tersebut sangat bersejarah,
Tak perlu studi tour ke Kota Tua, Bandung, Jogjakarta
Jika yang jaraknya tak jauh dari kita ternyata menyimpan sejarah yang luar biasa
Mudah di jangkau, murah dan efesien, dalam waktu 10 menit berjalan kaki pun kita sudah bisa ke Gedung Juang

Lalu apa yang menarik dari Gedung Juang?
Sejak Indonesia merdeka tahun 1945, Gedung juang di jadikan sebagai basis perjuangan
Masyarakat Bekasi pada waktu itu, basis pertahanan BKR
Sekaligus tempat untuk merawat para korban luka peperangan

Ada yang menarik lebih dari itu semua
Pernahkah kalian perhatikan patung yang tepat berada di depan gedung juang?
4 buah patung, replika para pejuang
1 orang BKR memegang senjata, 1 orang pemuda laskar, saru wanita dari PMR
dan satu orang laki2 berpeci memegang "Bedog"
siapakah orang itu??

Dialah yang disebut dengan "Jawara" jawara adalah orang kuat
Preman, orang yang disegani sekaligus ditakuti bukan hanya oleh masyarakat setempat,
juga oleh orang Belanda pada saat itu
lalu adakah kontribusi dari para jawara ini bagi perjuangan masyarakat bekasi?

Jawara ada 2 mereka yang memberikan bantuan bagi perjuangan masyarakat Bekasi
dan Jawara yang tergabung dalam "Barisan rampok"
Siapapun yang lewat dari Jakarta menuju Purwakarta ataupun sebaliknya
Mereka Rampok dan tak segan2 memakai kekerasan bahkan dibunuh
Meskipun yang dirampok adalah orang Indonesia endiri

lalu apa kontribusi dari para "Jawara" ini bagi perjuangan masyarakat Bekasi:
1. sebagai seseorang yang ditakuti dan disegni mereka memberikan perlindungan kepada para pemimpin TKR dari kejaran Belanda
2. Sebagai orang yang kuat, mereka memberikan "isim2" atau mantra2 sebagai "pelindung" bagi para pemimpin TKR
3. Sebagai orang yang kaya, mereka memberikan bantuan makanan bagi para pejuang yang sembunyi di hutan sebagai taktik perjuangan para pejuang Bekasi pada saat itu dalam taktik gerilya, yang pada saat itu mereka sebut dengan "masa menghilang" siang hari mereka sembunyi di hutan dan malam hari melakukan "pergerakan" menyerang basis2 tentara Belanda. Dalam masa mernghilang tersebut, diperlukan makanan yang tak sedikit ketika mereka berada di hutan. kontribusi makanan inilah, diantaranya berasal dari para "jawara tersebut"

Eksistensi para "Jawara" ini dan peranan2nya bermacam2, ada yang mendirikan pesantren
Akibat "Eksisnya" "ulah" para jawara ini, bahkan sampai menimbulkan kemarahan dari Presiden kita dan Menteri Luar Negeri AS pada saai itu
Ketika 90 tawanan Jepang yang harusnya di pulangkan ke Jepang, malah dicegat dan dibunuh oleh masyarakat yang dipelopori oleh para jawara pada saat itu, peristiwa ini di kenal dengan Insiden Kali Bekasi
Dan ketika kapal asing di Cakung ditembak, seluruh awak yang di curigai mata2 ditangkap dan dibunuh lagi2 dipelopori oleh para Jawara, menimbulkan reaksi kemarahan dari AS dan berujung pada peristiwa Bekasi lautan api
Sehingga Soekarno mengatakan bahwa "hal yang dilakukan para pemuda dapat dipahami sebagai daerah yang masih liar dan belum ditundukkan....."

Ending: Terlepas dari itu semua aku kembalikan lagi kepada kalian, baik, buruk, benar, tidak sejarah tidak pernah men"judge"
dari cerita-cerita sejarah lah banyak nilai2 positif yang kita ambi, hal ini yang terjadi, ketika tahun yang lalu kelas X ku ajak ke Gedung Juang, awal aku ragu, takut mereka menolak apalagi dari sekolah kuajak berjalan kaki
Tapi di luar dugaan, meski jarak dekat, panas berjalan kaki, mereka antusias, senang ketika kuajak berjalan dan mewawancara LVRI disana
Yang lebih menyentuh ketua LVRI berkata "Sudah lama tak pernah ada kunjungan dari sekolah manapun, untuk datang dan menanyakan sejarah Bekasi, padahal disini ada kami, orang2 yang dulu berjuang mempertahankan Bekasi"l

Lewat tulisan ini, aku titipkan pesan "Meskipun aku bukan orang Bekasi, pelajari dan kenal lah sejarah Lokal tempat kalian tinggal, agar kalian bisa memahami, mengerti dan mengambil nilai2 historis para pahlawan yang ada di daerah mu terlebih dahulu, sebelum kalian mengenal peristiwa dan orang2 besar dalam lingkup nasional"

Apa Arti Tanggal 10 November??

Jika semua orang Indonesia diberi pertanyaan, tanggal 10 November diperingati sebagai hari apa?
Dengan kompak, semua pasti menjawab "Hari Pahlawan"
Mengapa disebut sebagai hari pahlawan?? Tidak banyak orang yang bisa menjelaskan
Apalagi ketika ditanyakan, apa makna yang terkandung dalam peristiwa 10 November?
Semakin banyak jumlah orang yang tak memahami dengan sungguh2

Untuk menjawab pertanyaan pertama, berikut ringkasan peristiwanya:
17 Desember 1945 Indonesia memproklamasikan diri sebagai negara merdeka, setelah sebelumnya dijajah Jepang
Tapi sayangnya, tak banyak negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia
Sedangkan sebagai salah satu syarat Indonesia menjai negara mereka, mendapat pengakuan 2/3
Dari jumlah negara2 yang merdeka untuk mendapatkan pengakuan secara de facto dan de jure
karena tak mencapai jumlah tersebut, maka posisi Indonesia dalam posisi "Netral"
Bukan sebagai negara mereka, maupun sebagai negara terjajah

Karena seblmnya Indonesia, dijajah oleh Jepang yang tergabung dalam blok fasisme, sedangkan dalam PD II yang menang blok Sekutu
Posisi Indonesia, pada saat itu, berada di bawah pengawasan Sekutu.
Realisasi itu semua, tanggal 29 September 1945 dikirim AFNEI (Allied Forced Netherland East Indies), gabungan pasukan2 negara-negara Sekutu yang di tugaskan di Indonesia
Yang mengikutsertakan APWI (Allied Prisoner War Interness) yang tugasnya: melucuti, membebaskan dan memulangkan para tawanan perang (tentara Jepang yang ditawan), kembali ke negaranya,, sayang nya kiprah AFNEI di Indonesia, dinodai oleh sejumlah pelanggaran2
1. Yang dibebaskan bukan hanya tawanan Jepang, tentara Belanda yang ditawan ikut di bebaskan bahkan ddipersenjatai
2. AFNEI mengikutsertakan NICA (Netherland Indies Civil Administration)
Orang Indonesia yang hampir 3,5 tahun dijajah Belanda, dengan segala penderitaannya, wajar dihadapkan kepada dua fakta di atas, bersifat apatis dan menolak kedatangan serta pelanggaran yang dilakukan AFNEI
Apalagi kecurigaan bangsa Indonesia benar, Belanda melakukan Agresi Militer Belanda (AMB) I dan II, yaitu dengan kata lain, ada usaha2 Belanda untuk kembali "menancapkan" kekuasaannya di indonesia

Upaya untuk mempertahankan Indonesia, dari upaya Belanda yang ingin kembali ke Indonesia
Pada tahun 1945-1949 di kenal dengan "Revolusi Fisik" ditandai dengan sejumlah pertempuran2 hebat di seluruh Indonesia
______Surabaya, awal 1945
AWS. Mallaby, pemimpin AFNEI yang ditugaskan di Surabaya berkebangsaan Inggris
Secara pribadi, tak pernah ada konflik Pribadi Indonesia-Inggris
Namun, harus dipahami, Mallaby yang tergabung dalam AFNEI yang melakukan sejumlah pelanggaran
Dan mendukung posisi Belanda untuk kmbali ke Indonesia, wajar kalau benih2 kebencian ada untuk Mallaby
Ketika suatu hari Mallaby yang sedang berkendaraan mobil, ramai2 di hadang "arek-arek Suroboyo"
Para pemuda Surabaya, Mallaby ditemak, dan di bakar di dalam mobil

Efek dari kejadian itu, pemimpin AFNEI di Surabaya, pengganti Mallaby,"Mansergh"  marah, geram kepada masyarakat Surabaya,,,
Mansergh mengeluarkan ultimatum pada tanggal 9 Nov 1945, "Masyarakat Surabaya, dalam waktu 1 x 24 jam, harus menyerahkan diri kepada suatu tempat yang telah ditentukan, jika tidak, akan digempur dari darat, laut, udara"
Dipelopori oleh "Bung Tomo" agar masyarakat Surabaya jangan menyerah, masyarakat Surabaya, tak menuruti ultimatum tersebut
Bagaimana mau menuruti, jika cara penyerahan harus dilakukan dengan cara "jalan jongkok"
Indonesia yang sudah merdeka, tak akan mungkin mau diperlakukan sama sebagai bangsa yang masih terjajah
Ultimatum tak dipenuhi, waktu 1 x 24 jam telah habis, maka Surabaya benar2 di gempur dari darat, laut dan udara
Persenjataan yag tak seimbang, sehingga, banyak para pahlawan yang gugur pada saat itu
Jangan tanyakan jumlahnya berapa? Itu yang selalu kutekankan pada siswa2
Karena belum ada Badan Pusat Statistik :) yang mendata berapa dan siapa orang yang meninggal
Secara logika saja, suatu pertempuran terjadi, pasti banyak orang2, pejuang2 yang berada di luar Surabaya
Yang turut membantu pertempuran, tanpa tahu secara mendetail, siapa mereka dan darimana mereka
__________Ending Perang: karena banyaknya para pejuang yang gugur, pahlawan tak dikenal
Wajar kalau tanggal 10 November 1945 diperingati sebagai Hari Pahlawan
Untuk mengenang jasa mereka yang telah gugur

Untuk Pertanyaan Nomor Dua:
Jika ditanyakan apa makna yang terkandung dalam tanggal 10 November, Hari Pahlawan
Jawaban Beragam mungkin akan dikemukakan oleh banyak orang
Karena pemikiran manusia tak sama, isi kepala dan apa yang dipikirkan tentu berbeda
Aku sebagai seorang Ibu, Pendidik dan Sebagai Guru Sejarah yang sedikit lebih tahu Sejarah, mungkin akan memaparkan sebagai berikut:
# Semangat juang dan  rela berkorban, tak hanya wajib dimiliki oleh para pejuang saja, kita sebagai manusia yang lebih beruntung hidup di zaman yang tidak terjadi perang dalam arti yang sebenarnya, tak berarti bebas untuk tidak berperang dan melakukan perjuangan
#Tantangan atau Perang yang kita hadapi mungkin tak sama dengan perang dalam pertempuran, tetapi dalam bentuk lain, perang melawan diri sendiri: rasa malas, angkuh, tidak disiplin, banyak mengluh, dan cepat puas dengan hasil yang ada serta memperjuangkan semua cita2 yang kita miliki
#Bagi siswa: Perjuangan yang harus kalian lakukan, adalah bagaimana berjuang agar semua cita2 kalian bisa terwujud, dengan cara belajar, disiplin dan tak pantang menyerah dan mengeluh ktika di hadapkan pada situasi yang menyulitkan atau kegagalan
#Bagi Guru: Perjuangan bagaimana mencerdaskan anak bangsa, memerangi kebodohan, mendidik bukan mengajar saja, merubah anak yang tadinya tak tahu menjadi tahu, tak bisa menjadi bisa


_______End, tak ada maksud tuk menggurui, hanya ingin merefleksi saja dari peristiwa 10 November, bahwa, Hidup hanya satu kali, para pejuang rela mengorbankan "hak untuk hidup" gugur membela bangsa, apalagi kita yang hanya berjuang tuk diri sendiri, orang tua atau siswa2 tidak sanggup untuk brjuang dan berkorban untuk kepentingan sendiri dan bersama.
Selamat Hari Pahlawan, meski kita hidup di era yang berbeda, tetapi kita "Patut Menjadi Pahlawan dan bermanfaat bagi Diri Sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat"