Rabu, 17 November 2010

Apa Arti Tanggal 10 November??

Jika semua orang Indonesia diberi pertanyaan, tanggal 10 November diperingati sebagai hari apa?
Dengan kompak, semua pasti menjawab "Hari Pahlawan"
Mengapa disebut sebagai hari pahlawan?? Tidak banyak orang yang bisa menjelaskan
Apalagi ketika ditanyakan, apa makna yang terkandung dalam peristiwa 10 November?
Semakin banyak jumlah orang yang tak memahami dengan sungguh2

Untuk menjawab pertanyaan pertama, berikut ringkasan peristiwanya:
17 Desember 1945 Indonesia memproklamasikan diri sebagai negara merdeka, setelah sebelumnya dijajah Jepang
Tapi sayangnya, tak banyak negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia
Sedangkan sebagai salah satu syarat Indonesia menjai negara mereka, mendapat pengakuan 2/3
Dari jumlah negara2 yang merdeka untuk mendapatkan pengakuan secara de facto dan de jure
karena tak mencapai jumlah tersebut, maka posisi Indonesia dalam posisi "Netral"
Bukan sebagai negara mereka, maupun sebagai negara terjajah

Karena seblmnya Indonesia, dijajah oleh Jepang yang tergabung dalam blok fasisme, sedangkan dalam PD II yang menang blok Sekutu
Posisi Indonesia, pada saat itu, berada di bawah pengawasan Sekutu.
Realisasi itu semua, tanggal 29 September 1945 dikirim AFNEI (Allied Forced Netherland East Indies), gabungan pasukan2 negara-negara Sekutu yang di tugaskan di Indonesia
Yang mengikutsertakan APWI (Allied Prisoner War Interness) yang tugasnya: melucuti, membebaskan dan memulangkan para tawanan perang (tentara Jepang yang ditawan), kembali ke negaranya,, sayang nya kiprah AFNEI di Indonesia, dinodai oleh sejumlah pelanggaran2
1. Yang dibebaskan bukan hanya tawanan Jepang, tentara Belanda yang ditawan ikut di bebaskan bahkan ddipersenjatai
2. AFNEI mengikutsertakan NICA (Netherland Indies Civil Administration)
Orang Indonesia yang hampir 3,5 tahun dijajah Belanda, dengan segala penderitaannya, wajar dihadapkan kepada dua fakta di atas, bersifat apatis dan menolak kedatangan serta pelanggaran yang dilakukan AFNEI
Apalagi kecurigaan bangsa Indonesia benar, Belanda melakukan Agresi Militer Belanda (AMB) I dan II, yaitu dengan kata lain, ada usaha2 Belanda untuk kembali "menancapkan" kekuasaannya di indonesia

Upaya untuk mempertahankan Indonesia, dari upaya Belanda yang ingin kembali ke Indonesia
Pada tahun 1945-1949 di kenal dengan "Revolusi Fisik" ditandai dengan sejumlah pertempuran2 hebat di seluruh Indonesia
______Surabaya, awal 1945
AWS. Mallaby, pemimpin AFNEI yang ditugaskan di Surabaya berkebangsaan Inggris
Secara pribadi, tak pernah ada konflik Pribadi Indonesia-Inggris
Namun, harus dipahami, Mallaby yang tergabung dalam AFNEI yang melakukan sejumlah pelanggaran
Dan mendukung posisi Belanda untuk kmbali ke Indonesia, wajar kalau benih2 kebencian ada untuk Mallaby
Ketika suatu hari Mallaby yang sedang berkendaraan mobil, ramai2 di hadang "arek-arek Suroboyo"
Para pemuda Surabaya, Mallaby ditemak, dan di bakar di dalam mobil

Efek dari kejadian itu, pemimpin AFNEI di Surabaya, pengganti Mallaby,"Mansergh"  marah, geram kepada masyarakat Surabaya,,,
Mansergh mengeluarkan ultimatum pada tanggal 9 Nov 1945, "Masyarakat Surabaya, dalam waktu 1 x 24 jam, harus menyerahkan diri kepada suatu tempat yang telah ditentukan, jika tidak, akan digempur dari darat, laut, udara"
Dipelopori oleh "Bung Tomo" agar masyarakat Surabaya jangan menyerah, masyarakat Surabaya, tak menuruti ultimatum tersebut
Bagaimana mau menuruti, jika cara penyerahan harus dilakukan dengan cara "jalan jongkok"
Indonesia yang sudah merdeka, tak akan mungkin mau diperlakukan sama sebagai bangsa yang masih terjajah
Ultimatum tak dipenuhi, waktu 1 x 24 jam telah habis, maka Surabaya benar2 di gempur dari darat, laut dan udara
Persenjataan yag tak seimbang, sehingga, banyak para pahlawan yang gugur pada saat itu
Jangan tanyakan jumlahnya berapa? Itu yang selalu kutekankan pada siswa2
Karena belum ada Badan Pusat Statistik :) yang mendata berapa dan siapa orang yang meninggal
Secara logika saja, suatu pertempuran terjadi, pasti banyak orang2, pejuang2 yang berada di luar Surabaya
Yang turut membantu pertempuran, tanpa tahu secara mendetail, siapa mereka dan darimana mereka
__________Ending Perang: karena banyaknya para pejuang yang gugur, pahlawan tak dikenal
Wajar kalau tanggal 10 November 1945 diperingati sebagai Hari Pahlawan
Untuk mengenang jasa mereka yang telah gugur

Untuk Pertanyaan Nomor Dua:
Jika ditanyakan apa makna yang terkandung dalam tanggal 10 November, Hari Pahlawan
Jawaban Beragam mungkin akan dikemukakan oleh banyak orang
Karena pemikiran manusia tak sama, isi kepala dan apa yang dipikirkan tentu berbeda
Aku sebagai seorang Ibu, Pendidik dan Sebagai Guru Sejarah yang sedikit lebih tahu Sejarah, mungkin akan memaparkan sebagai berikut:
# Semangat juang dan  rela berkorban, tak hanya wajib dimiliki oleh para pejuang saja, kita sebagai manusia yang lebih beruntung hidup di zaman yang tidak terjadi perang dalam arti yang sebenarnya, tak berarti bebas untuk tidak berperang dan melakukan perjuangan
#Tantangan atau Perang yang kita hadapi mungkin tak sama dengan perang dalam pertempuran, tetapi dalam bentuk lain, perang melawan diri sendiri: rasa malas, angkuh, tidak disiplin, banyak mengluh, dan cepat puas dengan hasil yang ada serta memperjuangkan semua cita2 yang kita miliki
#Bagi siswa: Perjuangan yang harus kalian lakukan, adalah bagaimana berjuang agar semua cita2 kalian bisa terwujud, dengan cara belajar, disiplin dan tak pantang menyerah dan mengeluh ktika di hadapkan pada situasi yang menyulitkan atau kegagalan
#Bagi Guru: Perjuangan bagaimana mencerdaskan anak bangsa, memerangi kebodohan, mendidik bukan mengajar saja, merubah anak yang tadinya tak tahu menjadi tahu, tak bisa menjadi bisa


_______End, tak ada maksud tuk menggurui, hanya ingin merefleksi saja dari peristiwa 10 November, bahwa, Hidup hanya satu kali, para pejuang rela mengorbankan "hak untuk hidup" gugur membela bangsa, apalagi kita yang hanya berjuang tuk diri sendiri, orang tua atau siswa2 tidak sanggup untuk brjuang dan berkorban untuk kepentingan sendiri dan bersama.
Selamat Hari Pahlawan, meski kita hidup di era yang berbeda, tetapi kita "Patut Menjadi Pahlawan dan bermanfaat bagi Diri Sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar